Cermin Kebaikan



Cermin Kebaikan...
Berbagai konflik sering terjadi pada diriku entah hal yang sepele atau pun hal-hal kecil yang menurut aku itu adalah sebuah persoalan yang besar. Aku tau aku memang tak sepenuhnya mengerti untuk kalian aku hanyalah seorang perempuan yang mudah menangis dan mengeluh yang sulit untuk tersenyum dan tertawa , aku hanya dapat melakukan itu ketika aku sendiri dikamarku menatap cermin itu sambil tersenyum lalu tertawa , entah mengapa aku merasa ada yang berbeda dalam diriku semenjak aku menginjak usia itu ,usia yang dimana aku tak disangka-sangka aku akan merasakannya kalu saat itu aku masih dapat melihat diriku di depan cermin kamarku..

Tak hanya itu aku berbicara pada cermin itu bercerita tentang hari-hariku bersama mereka , mereka hebat lebih hebat dari diriku, mereka kuat bahkan aku tak sekuat mereka ,mereka bahagia tetapi tidak padaku. Entah mengapa itu aku baru menyadarinya semenjak aku menginjak usia itu mulai mencari jati diriku sendiri yang sebenarnya, belajar untuk tidak lagi bergantung pada orang lain, dan berusaha menjadi dirimu pribadi sendiri yang juga mempunyai tujuan hidup yang harus di tuntaskan

Tetapi mereka kadang tidak seperti yang aku lihat , mereka membuat memaknai bahwa hidup itu adalah sebuah pilihan . pilihan untuk memilih jalan yang akan dipijaki untuk dimasa depanku yang sudah menanti.sesempat-sempatnya aku berbatin pada diriku sendiri mengapa mereka berubah tau hanya aku yang merasa ada suatu perbedaan antara kita ,semenjak usia itu menginjakkan kaki pada diriku itu yang kau rasakan.. lagi-lagi usia itu lagi ynag disalahkan dan terus menerus batinku berkata pada diri ini. Apa pentingnya memikirkan hal-hal sepele yang seharusnya tidak dipikirkan ..

Heeyy.. ingat usiamu kamu sudah dewasa waktunya kamu sekarnag berfikir dengan akal yang jernih usiamu dewasa bahkan bisa juga dibilang remaja yang saat itu masa-masanya kamu mengenal dirimu sendiri dengan bagaimana kamu berinterakti dengan dirimu sendiri dan orang lain..dan aku harap aku dapat bisa membaca tulisan ini lagi ketika aku sudaah memulai hidup baru bersama orang-orang tercinta disampingku kelak nanti.. 😊

Komentar